Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2022

Refleksi Kemerdekaan

Acara pada tahun ini direncanakan dengan sangat matang oleh ketua. I appreciate for her job. Kerja yang sangat detail juga bagus. But... Sudah dua tahun ini menjadi sekretaris kegiatan peringatan hari kemerdekaan. Namun, pada tahun ini tupoksinya sungguh berbeda. Baru kali ini sekretaris diharuskan mendesain banner dengan dalih ketua yang menentukan jobdesk. Setelah proses yang panjang akhirnya hanya memikirkan konsep dan tulisan. Baru kali ini juga divisi yang kerja saat hari H tidak boleh membantu sekretaris hanya sekedar membuat pembagian kelompok yang benar dan rapi. Tidak hanya itu,setengah enam saat dua jam telah berlalu dari jam kerja masih dipaksa kerja dengan kata-kata masih jam kerja, dan masih banyak lainnya. Namun, saat yang lain meminta bantuan sekretaris boleh. Mungkin hal itu dirasa paling baik oleh yang punya wewenang. Namun, caranya sangat perlu dibenahi, dalam penyampaiannya dan pengertiannya karena yang diberi tugas tentu memiliki kewajiban yang lain. Acara berjala...

Ngebolang

Mendaki gunung melewati lembah... Tidak sejauh lagu itu. Namun, kemarin lebih mengesankan. Hanya demi melihat peternakan direla-relakan berjalan tanpa alas kaki di jalan berbatu kapur dengan gerimis yang senantiasa membahasi kepala. Sampailah kita ke peternakan, tapi ternyata bukan yang seharusnya dituju karena kita tak tahu jalan dan telah ditinggal oleh sang pemilik yang sudah jauh dulu sampai karena memakai sepeda motor. Rintik kian mengerap dan butir makin membesar. Kami bertedur di bawah pohon jati. Aku meminta tolong kepada salah seorang bapak guru untuk memetikkan selembar daun jati yang lebar untuk menutupi kepala agar tidak basah. Begitu diikuti teman-teman yang lain. Yang seorang lagi berjalan ke bawah untuk berteduh di bawah pohon pisang. Dia hendak mengambil selembar daun pisang, tapi sayang tidak bisa karena batangnya terlalu besar. Sepertinya perlu benda tajam untuk memoteknya. Sang penjaga peternakan pun keluar dan meminta kami berteduh di dalam saja. Ehmmm... Bau ayam ...

Senin Semangat

Hari Senin menjadi hari yang menyebalkan untuk kebanyakan orang. Namun, untuk sebagian kecil orang hari Senin bisa saja menjadi hari yang sangat ditunggu-tunggu. Hari bertemu teman yang disukai misalnya atau bertemu dengan pekerjaan yang sangat digemari. Kebahagiaan masing-masing orang berbeda. Ada yang berkebalikan satu dengan yang lainnya. Jadi, tidak usah menilai kebahagiaan orang lain berdasarkan kaca matamu karena kaca matamu tak akan bisa melihat sudut pandang orang lain. Semangat hari Senin! Tenang saja besok masih Selasa....