Dari data di atas, terlihat bahwa tingkat soal tidak ada yang menunjukkan sulit. Hal itu tidak serta-merta menunjukkan bahwa soal-soal tersebut hanyalah soal LOTS. Hal itu dapat dibuktikan dengan perintah soal dari nomor 6 sampai 10 yang sudah C4 ke atas. Beberapa soal HOTS dapat dikerjakan siswa dengan baik, tapi banyak juga siswa yang tidak dapat mengerjakannya. Tidak dapat mengerjakan ini bukan berarti kosong, tidak diisi, melainkan diisi namun salah. Karena mereka sudah menguraikan panjang lebar, saya memberinya poin 1 atau 2 karena semestinya poin penuh 10 atau 20. Bebebapa siswa salah memahami soal. Contohnya adalah nomor 10 yang seharusnya memberikan solusi untuk kemajuan pendidikan di Indonesia, mereka malah memberikan solusi-solusi tentang perjual-belian otak. Padahal teks anekdot tersebut mengandung makna bahwa permasalahan yang terjadi di Indonesia adalah orang Indonesia jarang memakai otaknya. Padahal, pada soal LOTS mereka sudah dapa...