Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2022

Belajar dengan Berbagai Media

      Foto pertama adalah foto pembelajaran kelas delapan materi teks eksposisi. Siswa telah mendapat materi melalui tayangan video pembelajaran dan penguatan melalui tanya jawab. Selain itu, siswa juga telah membuat peta konsep atas keseluruhan materi teks eksposisi yang telah dipelajari. Untuk meninjau sejauh mana siswa memahami materi, siswa diminta untuk mengidentifikasi teks eksposisi yang terdapat di koran. Teks eksposisi di koran cenderung jarang sehingga siswa membutuhkan konsentrasi untuk mengidentifikasi teks eksposisi di antara teks berita yang mendominasi. Setelah mengidentifikasi teks eksposisi, siswa mencermati isi, lalu membuat kesimpulan dari teks yang dibaca.     Foto yang kedua adalah foto pembelajaran kelas 10 Red dengan media permainan spinner. Siswa mereview ulang materi dengan menjawab pertanyaan yang diambil dari dalam kantong. Pertama-tama, moderator yang duduk di tengah memutar spinner. Kelompok yang warnanya terkenai spinner harus menga...

Kriteria Penilaian

     Blog kali ini adalah tentang kriteria penilaian. Awalnya saya sudah membuat kriteria penilaian, tapi tidak dalam bentuk tabel. Lebih sederhana dan mudah dimengerti menurut saya. Namun, setelah zoom pada hari ini, sebagai contoh punya Pak Arifin telah dibenarkan oleh Bu Capri, Sang Konsultan Pendidikan Safin Pati Sport School. Rincian yang dilakukan lebih detail dan membuat pembaca lebih mudah memahami kriteria yang dibuat. Selain itu, range angka juga lebih jelas dan terarah. Hal itu membuat penilaian jauh lebih objektif.      Untuk membuatnya terasa agak sulit di awal karena harus menyesuaikan dengan bentuk yang dicontohkan. Namun demikian, setelah merenungi dan berpikir sejenak jadi juga sedemikian rupa.      Menurut saya, kriteria penilaian seperti ini memang sangat penting adanya. Namun, waktu saya sekolah dulu sepertinya tidak menemui. Bahkan, jawaban yang kurang sesuai dengan kalimat guru pun harus ikhlas begitu saja disalahkan. Ol...

Kegiatan Komposting

      Hari Sabtu yang jatuh pada tanggal 29 November 2022 pada tahun ini merupakan minggu kedua pelaksanaan projek pelajar pancasila yang kedua.      Setelah projek pertama yang dilaksanakan oleh tim bahasa, yaitu guru bahasa Indonesia dan guru bahasa Inggris. Kemudian, pada projek ini dilakukan oleh tim mipa yang terdiri dari guru matematika dan guru ipa. Pada awal projek siswa diminta untuk membuat poster mengenai kerusakan lingkungan dengan enam tema pilihan.     Pada minggu kedua, yaitu pada hari Sabtu, siswa mulai belajar untuk membuat pupuk kompos. Praktiknya, siswa sma kelas 10 dan kelas 11 ke kandang kambing terlebih dulu untuk memulai komposting, sementara anak smp dan kelas 12 menulis blog mengenai lingkungan. Kemudian, setelah mereka kembali, anak-anak smp dan kelas 12 yang gantian ke kandang.     Teknisnya, siswa didampingi oleh wali kelas menuju ke kandang tanpa alas kaki atau bersandal karena kalau memakai sepatu pasti koto...

Serba-serbi Media Pembelajaran

  materi teks naratif 1     Foto di atas merupakan siswa kelas 7 yang sedang berdiskusi menentukan diri mereka sebagai tokoh protagonis, antagonis, dan deuteragonis. Mereka mendapatkan tugas untuk membuat teks naratif yang tokohnya dari diri mereka sehingga tiap siswa mendapatkan kedudukan tokoh yang penting. materi teks naratif 2   Sebelum saya minta menulis teks naratif, siswa telah mendapatkan materi berupa video pembelajaran. Kemudian, siswa juga mendapatkan contoh ceita naratif berupa video seperti gambar di atas. Sebelum video, siswa juga telah mendapat contoh jenis teks naratif berupa komik singkat. materi teks naratif 3     Setelah memirsa video kisah pipiyot, siswa diminta untuk menyusun puzzle salah satu tokoh dari cerita naratif yang telah ditayangkan. Selain menyusun puzzle, siswa secara berkelompok juga mendapat tugas untuk menjawab beberapa pertanyaan yang telah diprint. Dalam soal tersebut, siswa diminta menganalisis karakter dari tokoh yang ...

Selamat Ulang Tahun....

  Anniversary Safin Pati Sport School           10 November adalah hari yang diperingati oleh bangsa Indonesia sebagai hari pahlawan. Namun, bagi civitas akademika  Safin Pati Sport School, tanggal 10 November juga merupakan hari kelahiran  Safin Pati Sport School atau yang lebih kerap disingkat menjadi SPSS. Dulu, sebelum berganti nama, kelahiran SPSS bernama SPFA, yaitu Safin Pati Football Academy. Hal itu karena pada mulanya akademi ini hanya berfokus pada sepak bola saja. Namun, pada perjalanannya, akademi ini telah berkembang sehingga namanya pun turut berubah.          Tanggal 10 November yang ketika pada tahun ini jatuh pada hari Kamis. Kami memeringatinya dengan acara sederhana, tapi tak meninggalkan makna di baliknya. Pemotongan tumpeng dilakukan oleh Pembina Yayasan Safin Bina Bangsa. Setelah itu, barulah ada penampilan stand up comedy dan group band dari siswa-siswa SPSS.         Ac...

Perasaanku

       Perasaan ketika membaca blog teman-teman saya merasa insekyur karena isinya tidak ada sebel-sebelnya, ehe... karena menurut saya PR yang diberikan Bu Capri adalah proses belajar. Tulisan teman-teman beraneka ragam, baik gaya penulisan, tata bahasa, maupun isinya. Dengan membaca blog teman-teman guru juga membuat saya tahu apa yang mereka rasakan.     Setelah membaca blog dari teman-teman guru yang lain saya merasa senasib sepenanggungan sih. Ya memang harusnya sudah tahu dari dulu. Namun, rasa korsa itu lebih dapat lagi, kalau di stand up kayak call back, gitu. Kalau belajarnya bersama-sama rasanya lebih ringan ya. Mungkin itu seperti berjalan bergandengan dalam menyeberangi sungai berarus.     Sementara itu, pelajaran yang dapat saya ambil dari PR Bu Capri adalah pentingnya konsistensi. Sebagai pendidik, kami dituntut untuk terus siap dalam mengajar. Siap di sini bukan berarti hanya siap mental saja, melainkan siap untuk konsisten belajar ...

Saya Sebel Dikasih PR Bu Capri

  Menganalisis Teks Naratif Menemukan negosiasi dalam video Permainan Materi Puisi Membuat Peta Konsep Teks Eksposisi Menentukan unsur negosiasi dalam video Dengan media pembelajaran yang beragam, siswa menjadi tidak jenuh dan bosan. Saya merasa lebih siap mengajar ketika media pembelajaran sudah saya rencanakan dan persiapkan sebelumnya. Dulu saya hanya merencakan materi dan submateri tiap harinya dengan media pembelajaran yang hanya 2 atau 3 variasi. Namun, ternyata hal itu tidak cukup. Media pembelajaran yang dikemas secara menarik akan membuat siswa lebih terdorong untuk belajar. Sebelumnya saya sudah menerapkan permainan-permainan untuk melatih wicara dan aspek kebahasaan mereka secara lisan. Namun, jika tidak diberikan variasi-variasi lain, siswa tentu saja akan bosan. Semangat terus belajar dan meningkatkan kreativitas siswa untuk para pendidik di mana pun berada 😇

Muslimah Penguasa Lautan

  Ratu Kalinyamat dan Perjuangannya Jika seorang wanita telah sakit hatinya, lautan pun akan merah dibuatnya. Kalimat di atas terlintas begitu saja di otak saya ketika menilik kisah gaharnya Ratu Kalinyamat sebagai panglima perang dalam melawan penjajah. Siapa tak kenal Ratu Kalinyamat? Tentu saja banyak, barangkali kamu yang sedang membaca juga tak pernah mendengar namanya. Atau jangan-jangan dengan membaca judul blog ini, kamu mengira Nyi Roro Kidul? Big no , ini adalah kisah wanita kelahiran Jepara, yaitu putri Sultan Trenggono, Raja Kesultanan Demak Bintoro yang ke 3. Seorang Raden Ajeng yang bernama lengkap R.A. Retno Kencono merasa sangat terpukul karena kakang mas dan suaminya dibunuh oleh orang suruhan Arya Penangsang, musuh kerajaannya. Hal itu membuatnya melakukan " Topo Wudo Sinjang Rikma " yang artinya bertapa dengan tubuh telanjang, hanya berkainkan uraian rambutnya. Isu buruk banyak bersliweran di masyarakat mengenai Ratu Kalinyamat, seperti respons seseorang ke...