Ketika sehat, seringkali manusia lupa untuk bersyukur atas rezeki sehat yang diterimanya. Kita justru memusingkan banyak hal dan berkeluh-kesah pada hal-hal yang diinginkan oleh banyak orang di luar sana. Barulah ketika sakit yang tak kunjung membaik menghampiri untuk menebus dosa-dosa yang tak terhitung jumlahnya, manusia baru menyadari bahwa nikmat sehat adalah rezeki yang paling berharga yang luput kita syukuri selama ini. Pekerjaan menjadi tak tersentuh, urusan menjadi terbengkalai, bahkan ibadah pun menjadi lebih kurang sempurna. Makan jadi tak enak, tidur pun tak nyaman, minum pun enggan. Harta yang dipunya tak bisa menolong, selain Karena-Nya memberi kesembuhan.
Halo semua... Hari ini saya akan merefleksi diri saya apakah sudah growth mindset ataukah masih fix mindset. Jika mengingat pemahaman dalam menyikapi masalah dan menjalani hidup yang telah saya lalui beberapa waktu terakhir rasanya saya sudah growth mindset. Salah satunya adalah tidak lagi menganggap musibah yang saya alami menjadi suatu momok menyeramkan yang mematikan segala mimpi dan penuh penyesalan. Saya telah menerima musibah atau masalah tersebut sebagai mahar yang harus saya lalui untuk kembali bangkit lebih kuat lagi dalam menginjakkan kaki di kehidupan yang akan saya jalani. Namun, tentu saja saya belum sempurna dalam memiliki pemikiran yang berkembang atau growth mindset. Ada beberapa hal yang kadang masih belum secara refleks terterima dengan growth mindset. Ketika terjadi masalah terkadang merasa sedih terlebih dulu, ada waktu untuk penerimaan baru setelah menenangkan diri, mengambil waktu sejenak untuk menghela napas p...
Komentar
Posting Komentar