Langsung ke konten utama

Bulan Bahasa with Sumpah Pemuda

 Setelah September Ceria, lahirlah Oktober Bulan Bahasa. Biasanya bulan Oktober dipenuhi dengan lomba-lomba sastra, entah kepenulisan karya sastra ataupun pembacaan puisi. Selain menjadi Bulan Bahasa, Oktober juga menjadi bulan diperingatinya sumpah pemuda. Untuk itu, Safin Pati Sport School mengolaborasikan Bulan Bahasa yang jatuh pada tanggal 22 Oktober dan hari Sumpah Pemuda yang bertepatan pada tanggal 28 Oktober menjadi satu kesatuan projek pelajar pancasila. 

Dalam projek ini, dihasilkan pementasan drama dari kelas 7 SMP hingga kelas 12 SMA. Penampilan drama dari masing-masing kelas diperlombakan dari tanggal 25 hingga 27 Oktober. Dari pementasan drama selama tiga hari tersebut, akan diunggah pada keesokam harinya untuk memeringati hari sumpah pemuda. Kemudian, pada hari Sabtunya menjadi hari puncak projek pelajar pancasila yang bertema Bangunlah Jiwa Raganya. Sementara itu, tema drama diperoleh dari pengolaborasian profil pelajar pancasila, sastra, dan peringatan sumpah pemuda. 

Acara ini dikemas untuk menjadikan siswa mempunya mental tampil dan percaya diri. Siswa juga diharapkan memiliki kepribadian sesuai profil pelajar pancasila. Untuk tujuan itu, saya rasa panitia cukup berhasil. Ada beberapa yang perlu ditingkatkan, seperti pengorganisasian siswa sebagai panitia harus lebih ditingkatkan karena jiwa kepanitiaannya belum ada. Kemudian, konsep acara bisa lebih didetailkan dari jauh hari. Untuk selebihnya jika bisa mengulang yang saya perbaiki adalah dua hal tersebut. Satu lagi, sound! Semoga kedepannya Safin Pati Sport School memiliki panggung tetap, mic yang memadai, dan sound yang menggelegar sehingga acara lebih meriah dan semarak. 

Dalam acara ini, saya berkesempatan menjadi ketua acara. Saya sudah berusaha mengorganisir teman-teman pj dan panitia, tak lupa juga turut serta membantunya. Namun, manusia tetap tak luput dari dosa sehingga saya mohon maaf dan terima kasih pada semua pihak yang terlibat.

Komentar

  1. Awal yang cukup bagus untuk menumbuhkan kepercayaan diri siswa dengan berani tampil dan bertanggung jawab apa yang diamanahkan. Mungkin acara tak sempurna.. tetap menjadi cerita untuk cerita selanjutnya

    BalasHapus
  2. Terimakasih bu ketua untuk bantuan mengkoordinir grup vokal

    BalasHapus
  3. dengan ini anak gag canggung untuk tampil

    BalasHapus
  4. Tak luput dari salah, lupa atau dosa ?

    BalasHapus
  5. Project yg keren Bu Putri, selalu semangat mencerdaskan siswa di sekolah.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Growth Mindset?

      Halo semua...     Hari ini saya akan merefleksi diri saya apakah sudah growth mindset ataukah masih fix mindset. Jika mengingat pemahaman dalam menyikapi masalah dan menjalani hidup yang telah saya lalui beberapa waktu terakhir rasanya saya sudah growth mindset. Salah satunya adalah tidak lagi menganggap musibah yang saya alami menjadi suatu momok menyeramkan yang mematikan segala mimpi dan penuh penyesalan. Saya telah menerima musibah atau masalah tersebut sebagai mahar yang harus saya lalui untuk kembali bangkit lebih kuat lagi dalam menginjakkan kaki di kehidupan yang akan saya jalani.     Namun, tentu saja saya belum sempurna dalam memiliki pemikiran yang berkembang atau  growth mindset. Ada beberapa hal yang kadang masih belum secara refleks terterima dengan growth mindset. Ketika terjadi masalah terkadang merasa sedih terlebih dulu, ada waktu untuk penerimaan baru setelah menenangkan diri, mengambil waktu sejenak untuk menghela napas p...

Healing

      Hari ini saya senang sekaliiii.... Pasalnya, saya sudah lama tidak healing healing cantik kayak istilah anak zaman sekarang untuk menyebut jalan-jalan. Apalagi ke pantai, uhhh sudah lama sekalii tidak menginjakkan kaki di pasir putih ya meskipun warna sebenarnya coklat sih. Mendengar deburan ombak yang samar-samar. Melihat birunya langit yang berdialog dengan birunya air laut. Makan pop mie yang tidak diperbolehkan Bu Capri, tetapi tetap membeli sendiri wkwk maaf ya Bu... Soalnya lapar dan sudah seperti menjadi adat anak muda ini makan pop mie kalau di pantai hehe...     Selain bermain air, pasir, dan berfoto-foto ria. Kami juga bermain games menebak isi di dalam tas yang dimaksudkan sang pemilik barang untuk nantinya diberikan kepada orang yang berhasil menebak dengan benar. Kami secara bergantian melakukannya yang dimulai oleh Bu Capri yang ternyata isinya adalah kurma dan berhasil ditebak oleh Pak Macfud. Kemudian, Bu Mila yang isinya lotion yang berhas...

Sepotong Cerpen

DILEMA Di atas mobil pick up yang melaju di jalanan Solo-Jogja, aku mengistirahatkan sejenak segala pekerjaan yang semestinya aku kerjakan. Aku berada di jalan pulang, setelah mengepak semua baju dan buku untuk kunaikkan di bak pick up milik bapakku. Memang ini kendaraan milik bapak sendiri, tapi bukan bapak yang menyetirnya. Aku ditemani seorang supir, teman baik sekaligus orang kepercayaan bapak. Bukan karena bapak tak sempat, melainkan ada rasa tidak ikhlas jika aku berpindah dari daerah istimewa yang katanya mendewasakan rindu dan menjatuhkan hati setiap pendatangnya untuk ingin menetap di sana. Bapak menghendakiku melanjutkan sekolah untuk mendapatkan gelar magister. Namun, otakku terlampau lelah untuk diajak berpikir lagi sebagai mahasiswa dari universitas ternama di Indonesia. Setelah kucermati, kata lelah tidak menggambarkan keadaan yang sesungguhnya terjadi pada diriku. Pasalnya, aku sekarang menerima jasa penyuntingan skripsi dan tesis. Meskipun aku belum menjadi mahasiswa ...