Langsung ke konten utama

Serba-serbi Media Pembelajaran

 
materi teks naratif 1
    Foto di atas merupakan siswa kelas 7 yang sedang berdiskusi menentukan diri mereka sebagai tokoh protagonis, antagonis, dan deuteragonis. Mereka mendapatkan tugas untuk membuat teks naratif yang tokohnya dari diri mereka sehingga tiap siswa mendapatkan kedudukan tokoh yang penting.

materi teks naratif 2
  Sebelum saya minta menulis teks naratif, siswa telah mendapatkan materi berupa video pembelajaran. Kemudian, siswa juga mendapatkan contoh ceita naratif berupa video seperti gambar di atas. Sebelum video, siswa juga telah mendapat contoh jenis teks naratif berupa komik singkat.
materi teks naratif 3

    Setelah memirsa video kisah pipiyot, siswa diminta untuk menyusun puzzle salah satu tokoh dari cerita naratif yang telah ditayangkan. Selain menyusun puzzle, siswa secara berkelompok juga mendapat tugas untuk menjawab beberapa pertanyaan yang telah diprint. Dalam soal tersebut, siswa diminta menganalisis karakter dari tokoh yang dia susun.
materi teks naratif 4
    Tidak hanya itu, siswa juga diberikan jenis teks naratif untuk dipahami. Pemahaman teks dilihat dari jawaban siswa dalam menjawab beberapa pertanyaan mengenai isi cerita.
materi teks eksposisi
    Siswa kelas 8 membuat peta konsep dari materi yang telah diberikan melalui video pembelajaran dan penguatan penjelasan di papan tulis.
materi teks pidato persuasif
    Siswa kelas 9 menyusun potongan-potongan struktur teks pidato persuasif. Ada 2 teks pidato yang berbeda untuk nantinya akan dianalisis mana teks yang sesuai dengan struktur yang benar.
materi teks negosiasi
    Siswa 10 Red mempresentasikan hasil analisis teks negosiasi ke depan kelas. Sebelumnya, siswa telah mendapatkan video pembelajaran berupa materi dan menganalisis video negosiasi dari kartun Indonesia.
materi teks puisi

    Siswa bermain mencari gambar sesuai kertas yang dibalik dengan alat bantu kaca berwarna merah. Yang kalah cepat bertugas membuat puisi dari gambar tersebut.

    Foto-foto di atas adalah beberapa contoh media yang saya gunakan dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Ada 4 foto dari kelas 7 yang merupakan rangkaian materi teks naratif. Jika dilihat dari foto di atas, foto 1 terlihat sangat minim media. Hal itu dikarenakan media telah digunakan pada pertemuan-pertemuan sebelumnya. Sementara itu, menulis hanya membutuhkan diskusi, pena, dan buku untuk menulisnya. Setelah itu, ada foto dari kelas 8 yang membuat peta konsep materi teks eksposisi. Lalu, ada foto kelas 9, materi teks pidato persuasif. Kemudian, ada foto presentasi dari kelas 10 Red. Yang terakhir adalah foto kelas 12 yang terlihat antusias untuk menang.

    Jika ditanya mana pembelajaran dengan media yang paling membuat siswa aktif, saya rasa dari semua media yang diperlihatkan melalui foto di atas telah membuat siswa aktif. Namun, keaktifan itu berbeda-beda. Ada yang aktif berbicara, ada juga yang aktif bergerak. Sementara itu, media pembelajaran yang asyik, saya rasa media puzzle, mengurutkan potongan-potongan acak, dan permainan mencari gambar pada kelas 12. Namun, jika diminta untuk mengambil satu yang paling asyik adalah permainan mencari gambar pada materi puisi kelas 12.

    Yang saya pelajari dari kriteria poin pada hari ini di grup Safin Kurikulum Merdeka adalah adanya poin maksimal. Jika ada poin maksimal, berarti ada poin minimal. Sebelum-sebelumnya saya sudah memakai kriteria penilaian dalam tiap penugasan. Hal itu dikarenakan dapat memudahkan penilaian karena kriterianya jelas dan membuat siswa dapat mengerti harus membuat tugas yang bagaimana agar mendapatkan nilai yang diharapkannya. Pemakaian kriteria yang saya terapkan pada mulanya adalah waktu pembuatan tugas di google classroom. Waktu itu Bu Capri mengingatkan untuk menggunakan kriteria penilaian dalam tiap pembelajaran. Alhamdulillah untuk hal itu saya lumayan konsisten. Terima kasih Bu Capri sudah diingatkan waktu itu.

Komentar

  1. Pelajaran Bahasa Indonesia merupakan pelajaran yang menurut saya susah susah gampang. Mengapa demikian? Ketika hanya di jelaskan mengenai materinya saja kemudian di minta untuk mengerjakan pasti itu susah. Lain lagi ketika di jelaskan kemudian di beri contoh yang relevan pasti akan lebih mudah dipahami.
    Bu Putri adalah guru yang kreatif, saya belajar banyak dari Bu Putri mengenai pembuatan media pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan.
    Saya ingin menggunakan metode membuat mind mapping dikelas ilmu pengetahuan sosial. Sebelumnya, saya menggunakan media puzzle untuk media pelajaran sejarah di kelas sebelas, dua belas dan kelas sembilan.
    Saya bersyukur memiliki teman-teman guru yang kreatif dan tidak pelit ilmu. Terimakasih tema-teman seperjuangan.

    BalasHapus
  2. Banyak sekali ya media yang digunakan. Salut sekali dengan kinerja Bu Putri. Media yang sangat beragam membuat saya minder, tentunya itu adalah bukti dari kerja kerasnya Bu Putri. Terlihat sangat menyenangkan ya kalau dilihat dari gambar-gambar di atas. Pembelajaran dengan menggunakan berbagai media dan teknik mengajar membuat kelas berbeda ya dari sebelumnya. Media dengan gambar atau tulisan yang dipotong-potong belum pernah saya terapkan sebelumnya sih, lain kali bisa saya coba untuk membuat sesuatu dengan konsep menggunting dan menempel juga, banyaknya media sangat menginspirasi. Siswa yang aktif memang menjadi kebanggaan tersendiri bagi guru pengajarnya, apalagi kalau suasana kelas menyenangkan, pasti bangga sekali ya

    BalasHapus
  3. Luar biasa sekali bu putri. Banyak media yang digunakan bu putri mulai dari puzzle, map mapping, video, contoh materi. Keren sekali banyak hal yang bisa dieksplor siswa untuk memahami materi. Saya menyadari kenapa bu putri memilih pembelajaran kelas xii menjadi pembelajaran yang menyenangkan karena itu berbasis permainan. Permainan yang seru yang dapat membuat meningkatkan semangat belajar siswa. Sambil beljar sambil bermain hehehe. Konsisten selalu bu Putri. Btw boleh belajar kriteria sama bu putri ndak hehhe. Saling belajar saling sharing agar dapat membuat kriteria penilaian yang baik sesuai tujuan pembelajaran. Untuk perbandingan tulisan saya dengan bu putri mungkin saya ada prolog biar enak dibaca. Kalau bu putri kan langsung to the point. Tetapi isinya blognya keren kok, jadi kita dapat gambaran pembelajaran lengkap dikelas terutama pembelajaran saat dikelas 7

    BalasHapus
  4. Bu Putri, kalau mengajar selalu penuh kasih sayang ya? Terlihat sekali dari raut wajah anak-anak tampak Bahagia. Seperti anak yang diajarkan langsung oleh ibu kandungnya.. btw games yang terakhir aku masih belum paham tapi aku ingin sekali mencobanya. Mohon ajari saya Bu? Boleh kan? Kelas 12 itu puisi kan ya Bu? Aku pengen sekali melihat anak-anak kelas 12 untuk membacakan puisi di depan para guru-guru. Hehe hehe hehe. Blognya Bu Putri sangat jelas dan ringkas. Aku sangat senang membacanya. Terima kasih ya Bu Putri karena sudah membagikan pengalaman mengajar pada kita-kita. Semoga sehat selalu Bu Putri yang baik hati hehe

    BalasHapus
  5. Saya melihat bahwa bu Putri mampu membuat suasana kelas menjadi senang. Itu adalah bekal utama dari pengendalian kelas yang menyenangkan. Siswa safin pati sport school dengan kemampuan motorik yang lebih dari anak di sekolah akademik pada umumnya. Berarti siswa akan senang juga belajar dengan bergerak,. Media yang interiaktif juga membuat siswa yang notabene mempunyai kemampuan motorik berlebih emnjadi semangat mengikut pembelajaran. Tetap semangat bu Putri, anak-anak adalah mutiara yang butuh dipoles oleh guru hebat. Kita saling belajar dan sharing-sharing mengenai pembelajaran yang menyenangkan ya bu. Semoga kita semua menjadi guru hebat yang memoles anak-anak hebat Safin Pati dan menjadi amal Jariyah untuk kita semua.. aminn aminn

    BalasHapus
  6. Ms Putri pada blognya kali ini mempraktikkan analisis teks naratif, analisis teks puisi, ekspoisi, negosiasi dan persuasif. Dalam foto terlihat sangat antusias dalam pembelajaran yang berlangsung. Seperti yang Mr Mahfudz katakan bahwa ms putri memberikan kasih sayangnya ketika pembelajaran. Dengan begitu ms putri secara langsung memberikan contoh kepada kita agar selalu ceria dan senang saat mengajar dikelas maupun diluar kelas. Apalagi Media yang digunakan variatif sekali. Oh yaa Ms putri ini juga yang sering menggunakan layar LCD disaat melakukan pembelajaran. Karena hampir setiap hari ms putri membooking proyektor di grup.. semangat terus yaa ms putri . .

    BalasHapus
  7. wah belajar bahasa indonesia yang sangat bervariatif ya, banyak hal yang dipelajari mulai dari menonton video kemudian menyusun puzzle, ini yang membuat anak tidak bosan ya dengan pelajaran bahasa indonesia. dulu sih waktu saya pelajaran bahasa indonesia sangat membosankan karena identik dengan kalimat yang panjang dan harus memahami cerita dari bacaan yang sangat amat panjang, sehingga anak jadi mengantuk dan bosan. tapi dengan pembelajaran yang seperti ini di harap anak lebih antusias ya untuk mengikuti pembelajaran dan tidak bosan pastinya.
    kalau bisa diterapkan dipembelajaran saya mungkin dari menonton video dan puzle pun bisa masuk sih untuk mengenal bagaimana cara mengenal hardware komputer diolah dengan puzzle, nanti saya tiru ya mbak putri .. diajari juga saya ya hehehe

    BalasHapus
  8. Penasaran dengan media kaca merah yang digunakan untuk mencari gambar pada materi puisi. Kali lain boleh pinjam kaca merah itu ya Bu Putri, untuk dipakai dalam pembelajaran IPA, insyaAllah mau saya ATM untuk materi optik. Sepakat dengan Bu Putri bahwa dalam domain kebahasaan dapat cukup dengan pena serta buku. Dan alhamdulillah Bu Putri mampu berkreasi menggunakan berbagai media seperti video, foto, kaca merah dan puzzle. Oleh karena itu para siswa pun terlihat nyaman dan senang saat belajar bersama Bu Putri. Terkait penilaian, teknik yang sudah diterapkan Bu Putri yakni menetapkan kriteria maksimal dan minimal. Dan konsistensi dalam menilai juga telah Bu Putri sampaikan dalam refleksi di atas. Tetap konsisten menilai berarti Bu Putri sudah konsisten dalam mendidik para siswa😊.

    BalasHapus
  9. Pelajaran Bahasa Indonesia adalah salah satu pelajaran yang saya sukai, nilai bahasa indonesia waktu sekolah dulu juga cukup menggembirakan, Bu Putri sudah membuat beberapa media pembelajaran yang membuat siswa aktif, tapi menurut saya bahasa harus ditambahkan hidden kurikulum tentang literasi, jadi tidak hanya konsep berbahasa yang baik tetapi juga menambah khasanah literasi bagi siswa kita, misalkan seberapa gemar siswa kita membaca dan menulis, dan juga bahasa indonesia tidak lepas dari karya, karya apa yang bisa dipersembahkan untuk sekolah kita ? misalkan ada yang jago pidato, puisi, menulis karya ilmiyah sederhana dll. tapi mrlihat jam terbang mengajar Bu Putri yang cukup padat perlu kita kolaborasi dan kerjasama agar bisa menghasilkan karya, tetap semangatt

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Growth Mindset?

      Halo semua...     Hari ini saya akan merefleksi diri saya apakah sudah growth mindset ataukah masih fix mindset. Jika mengingat pemahaman dalam menyikapi masalah dan menjalani hidup yang telah saya lalui beberapa waktu terakhir rasanya saya sudah growth mindset. Salah satunya adalah tidak lagi menganggap musibah yang saya alami menjadi suatu momok menyeramkan yang mematikan segala mimpi dan penuh penyesalan. Saya telah menerima musibah atau masalah tersebut sebagai mahar yang harus saya lalui untuk kembali bangkit lebih kuat lagi dalam menginjakkan kaki di kehidupan yang akan saya jalani.     Namun, tentu saja saya belum sempurna dalam memiliki pemikiran yang berkembang atau  growth mindset. Ada beberapa hal yang kadang masih belum secara refleks terterima dengan growth mindset. Ketika terjadi masalah terkadang merasa sedih terlebih dulu, ada waktu untuk penerimaan baru setelah menenangkan diri, mengambil waktu sejenak untuk menghela napas p...

Healing

      Hari ini saya senang sekaliiii.... Pasalnya, saya sudah lama tidak healing healing cantik kayak istilah anak zaman sekarang untuk menyebut jalan-jalan. Apalagi ke pantai, uhhh sudah lama sekalii tidak menginjakkan kaki di pasir putih ya meskipun warna sebenarnya coklat sih. Mendengar deburan ombak yang samar-samar. Melihat birunya langit yang berdialog dengan birunya air laut. Makan pop mie yang tidak diperbolehkan Bu Capri, tetapi tetap membeli sendiri wkwk maaf ya Bu... Soalnya lapar dan sudah seperti menjadi adat anak muda ini makan pop mie kalau di pantai hehe...     Selain bermain air, pasir, dan berfoto-foto ria. Kami juga bermain games menebak isi di dalam tas yang dimaksudkan sang pemilik barang untuk nantinya diberikan kepada orang yang berhasil menebak dengan benar. Kami secara bergantian melakukannya yang dimulai oleh Bu Capri yang ternyata isinya adalah kurma dan berhasil ditebak oleh Pak Macfud. Kemudian, Bu Mila yang isinya lotion yang berhas...

Sepotong Cerpen

DILEMA Di atas mobil pick up yang melaju di jalanan Solo-Jogja, aku mengistirahatkan sejenak segala pekerjaan yang semestinya aku kerjakan. Aku berada di jalan pulang, setelah mengepak semua baju dan buku untuk kunaikkan di bak pick up milik bapakku. Memang ini kendaraan milik bapak sendiri, tapi bukan bapak yang menyetirnya. Aku ditemani seorang supir, teman baik sekaligus orang kepercayaan bapak. Bukan karena bapak tak sempat, melainkan ada rasa tidak ikhlas jika aku berpindah dari daerah istimewa yang katanya mendewasakan rindu dan menjatuhkan hati setiap pendatangnya untuk ingin menetap di sana. Bapak menghendakiku melanjutkan sekolah untuk mendapatkan gelar magister. Namun, otakku terlampau lelah untuk diajak berpikir lagi sebagai mahasiswa dari universitas ternama di Indonesia. Setelah kucermati, kata lelah tidak menggambarkan keadaan yang sesungguhnya terjadi pada diriku. Pasalnya, aku sekarang menerima jasa penyuntingan skripsi dan tesis. Meskipun aku belum menjadi mahasiswa ...