Langsung ke konten utama

Mimpi, Gagal, Kreatif


     Hari ini, aku kembali belajar bersama konsultan pendidikan safin pati sports school. Aku belajar banyak hal. Oke, yang pertama akan kubahas ialah soal kreativitas. Di list yang aku tuliskan pada kolom chat zoom sih kreativitas berada di urutan ketiga. Tapi karena sesuai gambar yang sudah terpampang nyata di atas berkaitan dengan kreativitas, aku akan membahasnya terlebih dulu. Dalam menyampaikan materi pembelajaran di kelas, pendidik tidak bisa seenaknya atau semaunya saja. Pendidik dintuntut untuk berpikir kritis untuk bisa membuat siswa bisa mengembangkan 5 kemampuan seperti yang tertera pada gambar. Namun, sayangnya tidak cukup hanya dengan tercapainya lima kemampuan itu saja. Pendidik juga dituntut untuk kreatif dalam memilih metode pembelajaran. Pendidik musti kreatif dalam mengembangkan metode pembelajaran yang akan diterapkan agar siswa tertatik untuk mengikuti pembelajaran. Dengan rasa yang senang dan ketertarikan terhadap pelajaran, materi pun lebih mudah diserap oleh siswa. Tidak hanya itu, pembelajaran pun akan membekas di ingatannya dan menjadi lebih bermakna. Oleh karena itu, kreativitas pendidik menjadi penting untuk terus dikembangkan.

    Materi kedua yang menurutku penting untuk disoroti adalah mimpi. Mimpi adalah kunci.... seperti lagu ya?? Ya begitulah. Mimpi adalah titik awal dari sebuah proses. Jika tidak ada mimpi yang ingin dicapai, orang akan kebingungan dalam menjalani hidupnya. Sebenarnya mau apa? Apa yang seharusnya dilakukan dalam hidupnya? Mimpi melahirkan berbagai tindakan dan perencanaan yang akan diwujudkan satu per satu. Namun, dalam proses mencapai mimpi itu tentu tidaklah semulus perencanaan yang kita tuliskan di buku journal atau tidak juga sesimpel yang kita pikirkan. Karena apa? Ya, karena pasti tiap orang mengalami kegagalan dalam suatu hal. So, poin ketiga yang akan saya bahas adalah soal kegagalan.

    Seperti kata Michael Jordan, tiap manusia akan mengalami kegagalan. Yang membedakan orang sukses atau gagal adalah bagaimana dia dalam menyikapi kegagalannya. Kegagalan tentu saja menyakitkan. Kita akan dibuat terpukul olehnya. Tidak apa kita menangis, tidak apa juga kita terpuruk sesaat. Namun, setelah itu kita harus bangkit dan berdiri lebih tegak. Terima kegagalan dan hadapilah dengan kepercayaan dan energi yang baru. Jika gagal lagi, kita bisa bangkit lagi. Orang-orang yang dengan sabar dan gigih dalam menjalani proses yang penuh kegagalan membuatnya menaiki tangga yang membawanya kepada kesuksesan.

    So, untuk menjadi guru yang sukses, aku harus terus mengembangkan kreativitas dan pantang menyerah dalam menjalani tiap proses.

Komentar

  1. Gambar di atas tentang group work yang dihubungkan dengan kreativitas, langkah awal sintesa ya, make connection😅

    BalasHapus
  2. Terkadang orang itu bingung akan mimpinya, menjalani hidup dengan sebaik baiknya, bagaimana pendapatnya bu?

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Growth Mindset?

      Halo semua...     Hari ini saya akan merefleksi diri saya apakah sudah growth mindset ataukah masih fix mindset. Jika mengingat pemahaman dalam menyikapi masalah dan menjalani hidup yang telah saya lalui beberapa waktu terakhir rasanya saya sudah growth mindset. Salah satunya adalah tidak lagi menganggap musibah yang saya alami menjadi suatu momok menyeramkan yang mematikan segala mimpi dan penuh penyesalan. Saya telah menerima musibah atau masalah tersebut sebagai mahar yang harus saya lalui untuk kembali bangkit lebih kuat lagi dalam menginjakkan kaki di kehidupan yang akan saya jalani.     Namun, tentu saja saya belum sempurna dalam memiliki pemikiran yang berkembang atau  growth mindset. Ada beberapa hal yang kadang masih belum secara refleks terterima dengan growth mindset. Ketika terjadi masalah terkadang merasa sedih terlebih dulu, ada waktu untuk penerimaan baru setelah menenangkan diri, mengambil waktu sejenak untuk menghela napas p...

Healing

      Hari ini saya senang sekaliiii.... Pasalnya, saya sudah lama tidak healing healing cantik kayak istilah anak zaman sekarang untuk menyebut jalan-jalan. Apalagi ke pantai, uhhh sudah lama sekalii tidak menginjakkan kaki di pasir putih ya meskipun warna sebenarnya coklat sih. Mendengar deburan ombak yang samar-samar. Melihat birunya langit yang berdialog dengan birunya air laut. Makan pop mie yang tidak diperbolehkan Bu Capri, tetapi tetap membeli sendiri wkwk maaf ya Bu... Soalnya lapar dan sudah seperti menjadi adat anak muda ini makan pop mie kalau di pantai hehe...     Selain bermain air, pasir, dan berfoto-foto ria. Kami juga bermain games menebak isi di dalam tas yang dimaksudkan sang pemilik barang untuk nantinya diberikan kepada orang yang berhasil menebak dengan benar. Kami secara bergantian melakukannya yang dimulai oleh Bu Capri yang ternyata isinya adalah kurma dan berhasil ditebak oleh Pak Macfud. Kemudian, Bu Mila yang isinya lotion yang berhas...

Sepotong Cerpen

DILEMA Di atas mobil pick up yang melaju di jalanan Solo-Jogja, aku mengistirahatkan sejenak segala pekerjaan yang semestinya aku kerjakan. Aku berada di jalan pulang, setelah mengepak semua baju dan buku untuk kunaikkan di bak pick up milik bapakku. Memang ini kendaraan milik bapak sendiri, tapi bukan bapak yang menyetirnya. Aku ditemani seorang supir, teman baik sekaligus orang kepercayaan bapak. Bukan karena bapak tak sempat, melainkan ada rasa tidak ikhlas jika aku berpindah dari daerah istimewa yang katanya mendewasakan rindu dan menjatuhkan hati setiap pendatangnya untuk ingin menetap di sana. Bapak menghendakiku melanjutkan sekolah untuk mendapatkan gelar magister. Namun, otakku terlampau lelah untuk diajak berpikir lagi sebagai mahasiswa dari universitas ternama di Indonesia. Setelah kucermati, kata lelah tidak menggambarkan keadaan yang sesungguhnya terjadi pada diriku. Pasalnya, aku sekarang menerima jasa penyuntingan skripsi dan tesis. Meskipun aku belum menjadi mahasiswa ...