Materi kedua yang menurutku penting untuk disoroti adalah mimpi. Mimpi adalah kunci.... seperti lagu ya?? Ya begitulah. Mimpi adalah titik awal dari sebuah proses. Jika tidak ada mimpi yang ingin dicapai, orang akan kebingungan dalam menjalani hidupnya. Sebenarnya mau apa? Apa yang seharusnya dilakukan dalam hidupnya? Mimpi melahirkan berbagai tindakan dan perencanaan yang akan diwujudkan satu per satu. Namun, dalam proses mencapai mimpi itu tentu tidaklah semulus perencanaan yang kita tuliskan di buku journal atau tidak juga sesimpel yang kita pikirkan. Karena apa? Ya, karena pasti tiap orang mengalami kegagalan dalam suatu hal. So, poin ketiga yang akan saya bahas adalah soal kegagalan.
Seperti kata Michael Jordan, tiap manusia akan mengalami kegagalan. Yang membedakan orang sukses atau gagal adalah bagaimana dia dalam menyikapi kegagalannya. Kegagalan tentu saja menyakitkan. Kita akan dibuat terpukul olehnya. Tidak apa kita menangis, tidak apa juga kita terpuruk sesaat. Namun, setelah itu kita harus bangkit dan berdiri lebih tegak. Terima kegagalan dan hadapilah dengan kepercayaan dan energi yang baru. Jika gagal lagi, kita bisa bangkit lagi. Orang-orang yang dengan sabar dan gigih dalam menjalani proses yang penuh kegagalan membuatnya menaiki tangga yang membawanya kepada kesuksesan.
So, untuk menjadi guru yang sukses, aku harus terus mengembangkan kreativitas dan pantang menyerah dalam menjalani tiap proses.

Gambar di atas tentang group work yang dihubungkan dengan kreativitas, langkah awal sintesa ya, make connection😅
BalasHapusTerkadang orang itu bingung akan mimpinya, menjalani hidup dengan sebaik baiknya, bagaimana pendapatnya bu?
BalasHapus