Langsung ke konten utama

Ada Cerita dari Tetangga

 

    Oke gaes, ini adalah blog keduaku di hari ini... yey... mabeles mabeles!!

    Ada Cerita dari Tetangga??? Ha?? Cerita apa tuh? Ceritanya menarik sekaliii.. Tetangga kita, alias Kudus memiliki sekolah tataboga yang keren sekali lho... SMK 2 PGRI Kudus yang kami kunjungi sore ini luput dari pengamatan atau bahkan pendengaranku selama ini. Padahal bertetangga ya, tapi kok bisa nggak sampai kabarnya hmmm...

    Oke langsung saja kita masuk ke sesiiii cerita. Ya.. foto di atas itu adalah seorang siswa kelas 10 bernama Yusro yang sedang mendemokan cara membuat nasi sisir bali. Kami hanya duduk menyaksikan seperti melihat di master chef ya, terus setelah di plating kita nyicip deh dikit-dikit layaknya chef pro gitu... berasa jadi Chef Renata hihihi...


    Nah, selepas bekeliling ruangan melihat pantry dan mencicip makanan demo ala chef, kita berfoto deh di depan dapur bersih yang sekeren ini. Iyalah keren orang dapat suntikan dana bermilyar-milyar dari Djarum Foundation dengan dibelikan alat-alat keren dan kualitas yang paling bagus tentunya. Setelah ituuu, kami dijamu dengan satu paket menu, ada makanan pembuka, makanan pencuci mulut, makanan inti, makanan penutup ah nggak tau deh bahasanya takut saah nulis ehehe... Yang paling top si sate maranggi yang sudah dimodif sama mereka menjadi sate wagyu ya.. lihat nih fotonya di bawah ini.


    Hmm menggiurkan bukan??? Rasanya tentu saja nikmattt. Padahal bilangnya sudah pada kenyang karena sebelum berkunjung ke tetangga kita ini, kita sudah makan dulu sate di dekat hypermart. Mana satu porsi buat satu orang sepuluh tusuk lagi. Ya kenyanglah pastiii. Tapi karena emang ueeenak jadi ya tetap enak ehehe ya meskipun rerata nasinya nggak pada di makan karena banyak menu lain soalnya. Oh ya, dikasih juga teh jawa boleh pilih hangat atau es. Terus pas pertama kali duduk sudah dikasih infused water, tapi sayang rasanya lebih dominan pait daripada saya asem dari jeruk nipisnya.

    Terima kasih atas jamuannya SMK 2 PGRI Kudus. Malah jadi enak kan kitanya ehe...

Komentar

  1. malah jadi enak ya dijamu menu spesial😊

    BalasHapus
  2. Serasa chef juna saya hahahaha.. keren banget demo roomnya

    BalasHapus
  3. Jangan lupa tahun depan bu Dwi yang jadi tuan rumah ya... mengundang PGRI

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Growth Mindset?

      Halo semua...     Hari ini saya akan merefleksi diri saya apakah sudah growth mindset ataukah masih fix mindset. Jika mengingat pemahaman dalam menyikapi masalah dan menjalani hidup yang telah saya lalui beberapa waktu terakhir rasanya saya sudah growth mindset. Salah satunya adalah tidak lagi menganggap musibah yang saya alami menjadi suatu momok menyeramkan yang mematikan segala mimpi dan penuh penyesalan. Saya telah menerima musibah atau masalah tersebut sebagai mahar yang harus saya lalui untuk kembali bangkit lebih kuat lagi dalam menginjakkan kaki di kehidupan yang akan saya jalani.     Namun, tentu saja saya belum sempurna dalam memiliki pemikiran yang berkembang atau  growth mindset. Ada beberapa hal yang kadang masih belum secara refleks terterima dengan growth mindset. Ketika terjadi masalah terkadang merasa sedih terlebih dulu, ada waktu untuk penerimaan baru setelah menenangkan diri, mengambil waktu sejenak untuk menghela napas p...

Healing

      Hari ini saya senang sekaliiii.... Pasalnya, saya sudah lama tidak healing healing cantik kayak istilah anak zaman sekarang untuk menyebut jalan-jalan. Apalagi ke pantai, uhhh sudah lama sekalii tidak menginjakkan kaki di pasir putih ya meskipun warna sebenarnya coklat sih. Mendengar deburan ombak yang samar-samar. Melihat birunya langit yang berdialog dengan birunya air laut. Makan pop mie yang tidak diperbolehkan Bu Capri, tetapi tetap membeli sendiri wkwk maaf ya Bu... Soalnya lapar dan sudah seperti menjadi adat anak muda ini makan pop mie kalau di pantai hehe...     Selain bermain air, pasir, dan berfoto-foto ria. Kami juga bermain games menebak isi di dalam tas yang dimaksudkan sang pemilik barang untuk nantinya diberikan kepada orang yang berhasil menebak dengan benar. Kami secara bergantian melakukannya yang dimulai oleh Bu Capri yang ternyata isinya adalah kurma dan berhasil ditebak oleh Pak Macfud. Kemudian, Bu Mila yang isinya lotion yang berhas...

Sepotong Cerpen

DILEMA Di atas mobil pick up yang melaju di jalanan Solo-Jogja, aku mengistirahatkan sejenak segala pekerjaan yang semestinya aku kerjakan. Aku berada di jalan pulang, setelah mengepak semua baju dan buku untuk kunaikkan di bak pick up milik bapakku. Memang ini kendaraan milik bapak sendiri, tapi bukan bapak yang menyetirnya. Aku ditemani seorang supir, teman baik sekaligus orang kepercayaan bapak. Bukan karena bapak tak sempat, melainkan ada rasa tidak ikhlas jika aku berpindah dari daerah istimewa yang katanya mendewasakan rindu dan menjatuhkan hati setiap pendatangnya untuk ingin menetap di sana. Bapak menghendakiku melanjutkan sekolah untuk mendapatkan gelar magister. Namun, otakku terlampau lelah untuk diajak berpikir lagi sebagai mahasiswa dari universitas ternama di Indonesia. Setelah kucermati, kata lelah tidak menggambarkan keadaan yang sesungguhnya terjadi pada diriku. Pasalnya, aku sekarang menerima jasa penyuntingan skripsi dan tesis. Meskipun aku belum menjadi mahasiswa ...