Langsung ke konten utama

Refleksi Training Hari 1

Happy New Year...

Hari pertama training bersama Bu Capri bersama coach dan staff yang lain rasanya menyenangkan sekali meskipun badan masih lelah karena perjalanan ke Semarang yang malamnya saya sangat kurang tidur.

Dulu, tepatnya setengah tahun yang lalu, kami juga sudah melakukan training seperti ini dengan materi yang sama, yaitu visi misi Safin Pati Sport School. Namun, ada yang berbeda nih dari training kali ini. Pada hari Kamis ini ada beberapa wajah-wajah baru yang akhirnya karena training ini kami menjadi kenal satu sama lain. Tidak hanya itu saja, jika kami yang sudah kenal sejak training pertama, sekarang kami menjadi lebih akrab dan solid. Malah kami sudah seperti satu kesatuan yang dulunya rasanya ya guru sendiri, coach sendiri, staff sendiri.

Masing-masing pribadi mulai menampakkan dirinya yang sesungguhnya. Tingkah lucu dan jail mulai tampak ya ges ya... Berbeda sekali kepribadian mereka dari yang setengah tahun lalu dengan yang sekarang.

Materi yang disampaikan seperti mengajak kita untuk mengingat kembali apa tujuan kita bersama dan untuk mengajak kita saling berkolaborasi, bukan serta-merta berjalan sendiri-sendiri sesuai jobdesk. Dan selaluuu materi yang disampaikan Bu Capri tidak membosankan karena ada kejutan-kejutan baru meski materinya sama. Contohnya ya muncul mukaku di pembukaan materi seperti foto di atas hehehe.... 

Saya terkesan dengan cara Bu Capri dalam menyajikan materi, yaitu bagaimana Bu Capri mengolah materi dan menyambungkannya dengan quotes yang beliau minta untuk kami buat sebelumnya. Padahal kan sudah jelas, kata-kata dan konteks masing-masing orang pasti berbeda. Akan tetapi, beliau dapat menyatukannya dengan materi secara elegan dan bagus. Ya semoga saya juga segera bisa konsisten seperti beliau ya aamiin....

Komentar

  1. Aamiin ya Allah🙇‍♀️
    Keterhubungan materi training yang elegan dan bagus👍

    BalasHapus
  2. Keren bed bu Capri, materi dan disambungi quote itu wow

    BalasHapus
  3. I am glad you get something from my training... Keep learning!

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Growth Mindset?

      Halo semua...     Hari ini saya akan merefleksi diri saya apakah sudah growth mindset ataukah masih fix mindset. Jika mengingat pemahaman dalam menyikapi masalah dan menjalani hidup yang telah saya lalui beberapa waktu terakhir rasanya saya sudah growth mindset. Salah satunya adalah tidak lagi menganggap musibah yang saya alami menjadi suatu momok menyeramkan yang mematikan segala mimpi dan penuh penyesalan. Saya telah menerima musibah atau masalah tersebut sebagai mahar yang harus saya lalui untuk kembali bangkit lebih kuat lagi dalam menginjakkan kaki di kehidupan yang akan saya jalani.     Namun, tentu saja saya belum sempurna dalam memiliki pemikiran yang berkembang atau  growth mindset. Ada beberapa hal yang kadang masih belum secara refleks terterima dengan growth mindset. Ketika terjadi masalah terkadang merasa sedih terlebih dulu, ada waktu untuk penerimaan baru setelah menenangkan diri, mengambil waktu sejenak untuk menghela napas p...

Healing

      Hari ini saya senang sekaliiii.... Pasalnya, saya sudah lama tidak healing healing cantik kayak istilah anak zaman sekarang untuk menyebut jalan-jalan. Apalagi ke pantai, uhhh sudah lama sekalii tidak menginjakkan kaki di pasir putih ya meskipun warna sebenarnya coklat sih. Mendengar deburan ombak yang samar-samar. Melihat birunya langit yang berdialog dengan birunya air laut. Makan pop mie yang tidak diperbolehkan Bu Capri, tetapi tetap membeli sendiri wkwk maaf ya Bu... Soalnya lapar dan sudah seperti menjadi adat anak muda ini makan pop mie kalau di pantai hehe...     Selain bermain air, pasir, dan berfoto-foto ria. Kami juga bermain games menebak isi di dalam tas yang dimaksudkan sang pemilik barang untuk nantinya diberikan kepada orang yang berhasil menebak dengan benar. Kami secara bergantian melakukannya yang dimulai oleh Bu Capri yang ternyata isinya adalah kurma dan berhasil ditebak oleh Pak Macfud. Kemudian, Bu Mila yang isinya lotion yang berhas...

Sepotong Cerpen

DILEMA Di atas mobil pick up yang melaju di jalanan Solo-Jogja, aku mengistirahatkan sejenak segala pekerjaan yang semestinya aku kerjakan. Aku berada di jalan pulang, setelah mengepak semua baju dan buku untuk kunaikkan di bak pick up milik bapakku. Memang ini kendaraan milik bapak sendiri, tapi bukan bapak yang menyetirnya. Aku ditemani seorang supir, teman baik sekaligus orang kepercayaan bapak. Bukan karena bapak tak sempat, melainkan ada rasa tidak ikhlas jika aku berpindah dari daerah istimewa yang katanya mendewasakan rindu dan menjatuhkan hati setiap pendatangnya untuk ingin menetap di sana. Bapak menghendakiku melanjutkan sekolah untuk mendapatkan gelar magister. Namun, otakku terlampau lelah untuk diajak berpikir lagi sebagai mahasiswa dari universitas ternama di Indonesia. Setelah kucermati, kata lelah tidak menggambarkan keadaan yang sesungguhnya terjadi pada diriku. Pasalnya, aku sekarang menerima jasa penyuntingan skripsi dan tesis. Meskipun aku belum menjadi mahasiswa ...