Langsung ke konten utama

Training Hari Ke-2

 





    Amazing Race

    Hmmm, kamu pernah dengar kata-kata itu? Belum? Kira-kira apa yang muncul di pikiranmu ketika mendengarnya? Sesosok apakah itu? Atau sejenis apakah? Oke, dari pada banyak bertanya-tanya langsung saja aku kenalkan ya. Jadiii, amazing race itu adalah suatu permainan yang ditayangkan di tv. Permainannya adalah berkeliling dunia untuk menemukan petunjuk dan menyelesaikan tugas. Dari petunjuk suatu tempat dan mengerjakan tugas, pemain akan mendapatkan petunjuk selanjutnya untuk dipecahkan. Begitulah seterusnya.

    Nah, kenapa sih kok aku bawa-bawa amazing race ke topik blogku hari ini? Karena kami, para guru, coach, dan staf nonakademik bermain amazing race pada training hari ini. Bu Capri, trainer kami, telah menyiapkan beberapa pos atau tempat di mana beliau menaruh petunjuk. Pertama-tama kami dibagi menjadi 5 kelompok. Setelah itu, kami diberi satu kertas yang berisi petunjuk pertama. Aku dan timku segera berpikir di mana tempat yang dimaksud dari petunjuk yang telah kami dapatkan. Kita pun segera menuju tempat itu. Namun, setelah di tempat itu kami berpikir untuk mencari petunjuk selanjutnya. Kami membuka-buka laci dan mengorek-ngorek seisi ruangan, tapi nihil. Kami tidak menemukan apa pun. Hmm rasanya ada yang aneh dari Bu Kasih yang membersihkan papan tulis di ruang guru. Papan tulis nggak ada yang kotor kok dilap-lap. Eh kita paksa ngaku dan benar saja petunjuknya di simpan dia. Setelah mengetahui bahwa petunjuk dipegang oleh tim kebersihan seperti yang pertama, kami pun setelah memecahkan petunjuk tempat langsung meminta kepada tim kebersihan di tempat tersebut.

    Pertama-tama kami diminta membuat identitas kelompok. Kami sangat menikmati permainan ini karena sangat seru sekali. Kami berlari-larian agar tidak diketahui oleh kelompok lain dan lebih cepat dari mereka. Kami pun menentukan lagu untuk kelompok kami yang berhubungan dengan tim work / kerja sama. Setelah selesai training kami main ke rumahnya Pak Rozak. Seperti foto di bawah ini...


Kami makan dengan berbagai pilihan menu. Ada soto, ada ayam goreng, bebek goreng, bebek bakar, dan ada juga tongseng entok. Hmmm enak sekali kan.... tentu saja minumnya tidak lupa es teh. Semoga kita makin solid lagi ya kawan....

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Growth Mindset?

      Halo semua...     Hari ini saya akan merefleksi diri saya apakah sudah growth mindset ataukah masih fix mindset. Jika mengingat pemahaman dalam menyikapi masalah dan menjalani hidup yang telah saya lalui beberapa waktu terakhir rasanya saya sudah growth mindset. Salah satunya adalah tidak lagi menganggap musibah yang saya alami menjadi suatu momok menyeramkan yang mematikan segala mimpi dan penuh penyesalan. Saya telah menerima musibah atau masalah tersebut sebagai mahar yang harus saya lalui untuk kembali bangkit lebih kuat lagi dalam menginjakkan kaki di kehidupan yang akan saya jalani.     Namun, tentu saja saya belum sempurna dalam memiliki pemikiran yang berkembang atau  growth mindset. Ada beberapa hal yang kadang masih belum secara refleks terterima dengan growth mindset. Ketika terjadi masalah terkadang merasa sedih terlebih dulu, ada waktu untuk penerimaan baru setelah menenangkan diri, mengambil waktu sejenak untuk menghela napas p...

Healing

      Hari ini saya senang sekaliiii.... Pasalnya, saya sudah lama tidak healing healing cantik kayak istilah anak zaman sekarang untuk menyebut jalan-jalan. Apalagi ke pantai, uhhh sudah lama sekalii tidak menginjakkan kaki di pasir putih ya meskipun warna sebenarnya coklat sih. Mendengar deburan ombak yang samar-samar. Melihat birunya langit yang berdialog dengan birunya air laut. Makan pop mie yang tidak diperbolehkan Bu Capri, tetapi tetap membeli sendiri wkwk maaf ya Bu... Soalnya lapar dan sudah seperti menjadi adat anak muda ini makan pop mie kalau di pantai hehe...     Selain bermain air, pasir, dan berfoto-foto ria. Kami juga bermain games menebak isi di dalam tas yang dimaksudkan sang pemilik barang untuk nantinya diberikan kepada orang yang berhasil menebak dengan benar. Kami secara bergantian melakukannya yang dimulai oleh Bu Capri yang ternyata isinya adalah kurma dan berhasil ditebak oleh Pak Macfud. Kemudian, Bu Mila yang isinya lotion yang berhas...

Sepotong Cerpen

DILEMA Di atas mobil pick up yang melaju di jalanan Solo-Jogja, aku mengistirahatkan sejenak segala pekerjaan yang semestinya aku kerjakan. Aku berada di jalan pulang, setelah mengepak semua baju dan buku untuk kunaikkan di bak pick up milik bapakku. Memang ini kendaraan milik bapak sendiri, tapi bukan bapak yang menyetirnya. Aku ditemani seorang supir, teman baik sekaligus orang kepercayaan bapak. Bukan karena bapak tak sempat, melainkan ada rasa tidak ikhlas jika aku berpindah dari daerah istimewa yang katanya mendewasakan rindu dan menjatuhkan hati setiap pendatangnya untuk ingin menetap di sana. Bapak menghendakiku melanjutkan sekolah untuk mendapatkan gelar magister. Namun, otakku terlampau lelah untuk diajak berpikir lagi sebagai mahasiswa dari universitas ternama di Indonesia. Setelah kucermati, kata lelah tidak menggambarkan keadaan yang sesungguhnya terjadi pada diriku. Pasalnya, aku sekarang menerima jasa penyuntingan skripsi dan tesis. Meskipun aku belum menjadi mahasiswa ...