Langsung ke konten utama

Pelatihan Microsoft

    Kemarin, guru-guru SPSS mengikuti pelatihan microsoft. Karena keseruan workshop dan saya juga sambil membuat soal dan kunci jawaban, saya sampai lupa untuk mengambil tangkapan layar di laptop saat sesi worshop berlangsung. Penasaran sesi pertama pelatihan ini bagaimana? Yuk yuk, simak ceritaku berikut ini!

    Pelatihan dimulai tepat pukul 14.00 WIB. Peserta juga sudah pada masuk jam segitu sehingga tidak ada waktu yang terbuang untuk menunggu seperti pelatihan-pelatihan kebanyakan. Selain itu, pembicara dari sesi pertama materi tentang pembuatan animasi power point sangat lucu. Ibunya centil dan suka memuji diri sendiri yang kerap menimbulkan tawa dari kami. Saat menerangkan Bu Roro juga mengeluarkan bunyi-bunyian dari mulutnya. Misalnya, saat menarik bentuk Bu Roro sembari mengucap, "siiiut" dan bunyi-bunyian lain yang keluar secara spontan saat mempraktikkan langkah demi langkah. Respons Bu Roro ketika mendengar pernyataan atau pertanyaan dari peserta juga sangat lucu. Lucu karena logatnya, nada bicaranya, dan ditambah kosa kata bahasa Jawa di antara bahasa Indonesia. 

    Namun, secara isi dari pelatihan ini saya rasa kurang efektif. Ya untuk pelatihan secara manfaat yang akan diterapkan mungkin tidak. Karena hanya untuk membuat burung kita bisa mengambil gambar burung dari internet atau lain sebagainya tanpa harus menggabungkan shapes dan mengedi bentuk dan warnanya sedikit demi sedikit hingga terbentuk burung. Barulah nanti diedit2 lagi untuk dapat menggerakkannya. Kalau fokusnya di cara pembuatan rute agar burungnya bisa bergerak itu justru malah akan lebih manfaat dan mendapatkan nilai tepat guna. Namun, jika hendak membuat ppt, tapi untuk membuat satu animasi saja harus sedemikian rupa, tentu akan banyak memakan waktu. Apalagi, animasi di google juga sudah banyak.

    Dulu waktu SMP saya mengambil animasinya dari google, lalu mengeditnya di power point agar bisa bergerak-gerak ke arah yang saya mau dengan tools di power point. Ya karena lama tidak dipakai tentu saja agak lupa. Makanya saya berharapnya justru pelatihannya lebih tepat guna, kecuali pelatihan untuk animator ya. Selain itu, penyampaian Bu Roro juga sangat cepat antara perpindahan langkah. Karena beliau sudah pernah membuat sebelumnya sehingga sudah tahu habis langkah ini selanjutnya bagaimana bisa cepat. Sementara yang mengikuti tentu akan ketinggalan. Hal itulah yang membuat saya jadi kurang antusias mengikuti pelatihan tersebut dengan serius. Makanya, saya sambil membuat soal.

    Oh ya, foto di atas itu kreasi burung yang saya coba dari pelatihan bersama Bu Roro. Ya, asyik juga sih buat-buat begitu. Satu hal yang akan saya lakukan mungkin saat ada waktu senggang atau saat ingin menenangkan diri dengan membuat-buat animasi seperti yang Bu Roro ajarkan.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Growth Mindset?

      Halo semua...     Hari ini saya akan merefleksi diri saya apakah sudah growth mindset ataukah masih fix mindset. Jika mengingat pemahaman dalam menyikapi masalah dan menjalani hidup yang telah saya lalui beberapa waktu terakhir rasanya saya sudah growth mindset. Salah satunya adalah tidak lagi menganggap musibah yang saya alami menjadi suatu momok menyeramkan yang mematikan segala mimpi dan penuh penyesalan. Saya telah menerima musibah atau masalah tersebut sebagai mahar yang harus saya lalui untuk kembali bangkit lebih kuat lagi dalam menginjakkan kaki di kehidupan yang akan saya jalani.     Namun, tentu saja saya belum sempurna dalam memiliki pemikiran yang berkembang atau  growth mindset. Ada beberapa hal yang kadang masih belum secara refleks terterima dengan growth mindset. Ketika terjadi masalah terkadang merasa sedih terlebih dulu, ada waktu untuk penerimaan baru setelah menenangkan diri, mengambil waktu sejenak untuk menghela napas p...

Healing

      Hari ini saya senang sekaliiii.... Pasalnya, saya sudah lama tidak healing healing cantik kayak istilah anak zaman sekarang untuk menyebut jalan-jalan. Apalagi ke pantai, uhhh sudah lama sekalii tidak menginjakkan kaki di pasir putih ya meskipun warna sebenarnya coklat sih. Mendengar deburan ombak yang samar-samar. Melihat birunya langit yang berdialog dengan birunya air laut. Makan pop mie yang tidak diperbolehkan Bu Capri, tetapi tetap membeli sendiri wkwk maaf ya Bu... Soalnya lapar dan sudah seperti menjadi adat anak muda ini makan pop mie kalau di pantai hehe...     Selain bermain air, pasir, dan berfoto-foto ria. Kami juga bermain games menebak isi di dalam tas yang dimaksudkan sang pemilik barang untuk nantinya diberikan kepada orang yang berhasil menebak dengan benar. Kami secara bergantian melakukannya yang dimulai oleh Bu Capri yang ternyata isinya adalah kurma dan berhasil ditebak oleh Pak Macfud. Kemudian, Bu Mila yang isinya lotion yang berhas...

Sepotong Cerpen

DILEMA Di atas mobil pick up yang melaju di jalanan Solo-Jogja, aku mengistirahatkan sejenak segala pekerjaan yang semestinya aku kerjakan. Aku berada di jalan pulang, setelah mengepak semua baju dan buku untuk kunaikkan di bak pick up milik bapakku. Memang ini kendaraan milik bapak sendiri, tapi bukan bapak yang menyetirnya. Aku ditemani seorang supir, teman baik sekaligus orang kepercayaan bapak. Bukan karena bapak tak sempat, melainkan ada rasa tidak ikhlas jika aku berpindah dari daerah istimewa yang katanya mendewasakan rindu dan menjatuhkan hati setiap pendatangnya untuk ingin menetap di sana. Bapak menghendakiku melanjutkan sekolah untuk mendapatkan gelar magister. Namun, otakku terlampau lelah untuk diajak berpikir lagi sebagai mahasiswa dari universitas ternama di Indonesia. Setelah kucermati, kata lelah tidak menggambarkan keadaan yang sesungguhnya terjadi pada diriku. Pasalnya, aku sekarang menerima jasa penyuntingan skripsi dan tesis. Meskipun aku belum menjadi mahasiswa ...