Langsung ke konten utama

Zoom Menuju Senja

 

    Halo semua...

    Hari ini guru-guru SPSS bersama konsultan pendidikan kami, Bu Capri Anjaya, zoom meeting pukul setengah lima sore, iya di saat matahari mulai turun dan lelah mengeringkan segala yang basah, tapi bukan air mata ya hehe....

    Dari berbagai pembahasan dalam rapat, yang akan saya tuliskan di blog adalah mengenai video pembelajaran yang telah dibuat oleh seluruh guru SPSS, tak terkecuali bapak plt kepala sekolah ya. Nah, ketika Bu Capri bertanya video siapa yang paling bagus dari ke semua video pembelajaran, muncul dua nama yang kami tuliskan secara privat ke kolom chat zoom Bu Capri. Selanjutnya, dua nama itu akan saya namai dengan Mr. M dan Mr. H.

    Oke, dari video Mr. M saya suka di bagian interaksinya dengan pemirsa videonya. Dia begitu interaktif dan pembawaannya ekspresif sehingga tidak bosan untuk diikuti. Videonya pun tidak begitu panjang sehingga saya tidak lelah menontonnya. Namun, sangat disayangkan, video Mr. M ini kurang sesuai jika digunakan untuk pembelajaran SMA karena menurut saya terlalu simpel. Sebenarnya tidak apa, jika greeting tersebut diajarkan cara pronounciation yang bagus dengan spelling per huruf dalam kalimat greeting tersebut. Bagaimana g dilafalkan di situ, d harus ada letupan misal. Atau... kalau hanya pengenalan greeting ya ditambah greeting lain yang lebih kompleks, tidak sekadar selamat pagi, siang, malam, dan selamat tidur. Yang saya sayangkan lainnya adalah kurangnya visualisasi dari video ini sehingga jika melihat video ini terkesan monoton. Untungnya pembawaan yang seru dapat menghidupkan video ini.

    Selanjutnya adalah video dari Mr. H. Visualisasi dari video ini menarik, bahkan dengan animasi koin dan dadu yang menambah daya tarik mata untuk melihat video ini. Penjelasan yang dilakukan pun pelan-pelan, tidak kecepetan untuk disimak. Namun, videonya sangat lama ya, hehe... Sebenarnya tidak apa-apa lama jika saya merasa seru pasti akan terasa sebentar, mungkin efek agak lelah juga kali ya hehe. Secara objektif saya menganalisis alasan saya merasa jenuh adalah penggunaan istilah-istilah yang asing dalam matematika karena menggunakan bahasa Inggris. Jika penjelasan matematika tanpa urutan yang terlihat jelas dan detail, habis ini ketemu ini, menurut saya pribadi agak susah. Apalagi dengan tambahan bahasa Inggris yang tentu akan menambah kepusingan dan kesulitan untuk memahaminya.

    Jadi, kalau saya hendak membuat lagi video pembelajaran berkaca dari kedua guru hebat tersebut, saya akan berusaha mencari cara agar pelajaran bahasa Indonesia, melalui video dapat lebih interaktif seperti Mr. M, tetapi dengan visualisasi yang bagus seperti Mr. H.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Growth Mindset?

      Halo semua...     Hari ini saya akan merefleksi diri saya apakah sudah growth mindset ataukah masih fix mindset. Jika mengingat pemahaman dalam menyikapi masalah dan menjalani hidup yang telah saya lalui beberapa waktu terakhir rasanya saya sudah growth mindset. Salah satunya adalah tidak lagi menganggap musibah yang saya alami menjadi suatu momok menyeramkan yang mematikan segala mimpi dan penuh penyesalan. Saya telah menerima musibah atau masalah tersebut sebagai mahar yang harus saya lalui untuk kembali bangkit lebih kuat lagi dalam menginjakkan kaki di kehidupan yang akan saya jalani.     Namun, tentu saja saya belum sempurna dalam memiliki pemikiran yang berkembang atau  growth mindset. Ada beberapa hal yang kadang masih belum secara refleks terterima dengan growth mindset. Ketika terjadi masalah terkadang merasa sedih terlebih dulu, ada waktu untuk penerimaan baru setelah menenangkan diri, mengambil waktu sejenak untuk menghela napas p...

Healing

      Hari ini saya senang sekaliiii.... Pasalnya, saya sudah lama tidak healing healing cantik kayak istilah anak zaman sekarang untuk menyebut jalan-jalan. Apalagi ke pantai, uhhh sudah lama sekalii tidak menginjakkan kaki di pasir putih ya meskipun warna sebenarnya coklat sih. Mendengar deburan ombak yang samar-samar. Melihat birunya langit yang berdialog dengan birunya air laut. Makan pop mie yang tidak diperbolehkan Bu Capri, tetapi tetap membeli sendiri wkwk maaf ya Bu... Soalnya lapar dan sudah seperti menjadi adat anak muda ini makan pop mie kalau di pantai hehe...     Selain bermain air, pasir, dan berfoto-foto ria. Kami juga bermain games menebak isi di dalam tas yang dimaksudkan sang pemilik barang untuk nantinya diberikan kepada orang yang berhasil menebak dengan benar. Kami secara bergantian melakukannya yang dimulai oleh Bu Capri yang ternyata isinya adalah kurma dan berhasil ditebak oleh Pak Macfud. Kemudian, Bu Mila yang isinya lotion yang berhas...

Sepotong Cerpen

DILEMA Di atas mobil pick up yang melaju di jalanan Solo-Jogja, aku mengistirahatkan sejenak segala pekerjaan yang semestinya aku kerjakan. Aku berada di jalan pulang, setelah mengepak semua baju dan buku untuk kunaikkan di bak pick up milik bapakku. Memang ini kendaraan milik bapak sendiri, tapi bukan bapak yang menyetirnya. Aku ditemani seorang supir, teman baik sekaligus orang kepercayaan bapak. Bukan karena bapak tak sempat, melainkan ada rasa tidak ikhlas jika aku berpindah dari daerah istimewa yang katanya mendewasakan rindu dan menjatuhkan hati setiap pendatangnya untuk ingin menetap di sana. Bapak menghendakiku melanjutkan sekolah untuk mendapatkan gelar magister. Namun, otakku terlampau lelah untuk diajak berpikir lagi sebagai mahasiswa dari universitas ternama di Indonesia. Setelah kucermati, kata lelah tidak menggambarkan keadaan yang sesungguhnya terjadi pada diriku. Pasalnya, aku sekarang menerima jasa penyuntingan skripsi dan tesis. Meskipun aku belum menjadi mahasiswa ...