Langsung ke konten utama

Bukber di Sekolah Kali Kedua

 


    Hallo teman-teman....

    Di blog ini aku akan bercerita tentang kegiatan buka bersama di Safin Pati Sport School. Tidak jauh berbeda dengan bukber di hari pertama puasa, yaitu acara syukuran Universitas Safin dengan memberikan santunan kepada 1000 anak yatim, acara pada tanggal 10 April 2023 yang bertepatan dengan hari Senin ini juga merupakan acara yang diadakan oleh universitas saja. Kami, para guru SPSS, hanya menjadi... apa ya kira-kira?

    Sebelum menjawab, kami menjadi apa, aku akan menceritakan keberlangsungan acara tersebut ya. Oh ya, acara buka bersama ini mengundang seluruh karang taruna se Kabupaten Pati dan media untuk memperkenalkan Universitas Safin Pati. Pada awalnya, kami diminta untung datang pagi-pagi bersamaan dengan kedatangan tim universitas. Padahal, hari itu adalah hari pertama kali libur sebelum kami gantian berangkat piket. Namun, setelah itu Pak Arifin membagikan jobdesk guru pada acara sore harinya. Namaku tertera di salah satu penjaga souvenir untuk membagikan souvenir kepada tamu undangan yang menukarkan kuponnya.

    Ketika saya tiba, sudah tidak ada lagi yang harus dikerjakan karena tempat telah dipersiapkan oleh tim kebersihan dan para guru yang perkasa, alias bapak-bapak. Tidak ada lagi yang musti dipersiapkan. Aku tanya Chef juga tidak perlu bantuan. Souvenir pun sudah bertumpuk di depan meja ruang guru, sepertinya hari sebelumnya telah dipersiapkan oleh tim kebersihan bersama tim marketing. Pak Safin meminta kami membantu acara karena melihat belum ada satu pun tim universitas yang terlihat di lokasi acara, ada tapi di dalam ruang masing-masing. Namun, sebelumnya kami diminta untuk berganti kaos seperti yang saya kenakan di foto. Kaos itu adalah salah satu souvenir yang akan tamu undangan dapat. Malang sekali nasib saya karena memakai gamis sehingga sangat tidak cocok jika dikenakan kaos, tapi ya mau bagaimana lagi. Sebelumnya juga tidak ada info apa pun terkait dress code. Selama kami menunggu beberapa jam sebelum acara pun tidak ada yang menginstruksikan apa pun.

    Aku dan beberapa guru yang lain pun stanby di tempat souvenir. Yang katanya di jobdesk akan ada 4 dosen yang bertugas di sana, nyatanya tidak ada satu pun. Hanya ada satu orang staff universitas di dekat meja souvenir yang bertugas merobek kupun. Tidak masalah bagi kami untuk melakukan pekerjaan ini karena hanya begitu saja, bukan sesuatu pekerjaan berat untuk dilakukan. Namun, sangat disayangkan, ketika kami bertugas, para tim universitas malah belum terlihat. Bapak/Ibu dosen masih asyik di ruangannya dan sesekali ada yang melihat dari jendela. Baru, selang beberapa waktu mereka berbondong-bondong turun, berjalan dengan santai dan langsung duduk di kursi yang telah dipersiapkan bagian belakang. Mereka pun tidak mengenakan kaos seperti kami. Saat itu aku bingung, "Jadi ini acara siapa sih sebenarnya?"

    Lantas, acara yang harusnya mulai sekitar jam setengah 4 mundur hingga jam 5 baru dimulai. Wah, kemunduran yang sangat lama ya, tapi kami kan tidak memegang kendali atas acara sehingga kami hanya mengikuti saja. Ketika tamu sudah lumayan banyak dan kedatangan tamu sudah mulai minim, tim universitas meminta kupon di bagian depan yang dijaga oleh Coach Iwan dan yang lain untuk ditukarkan kepada kami, lalu diikuti oleh para coach, dan satpam. Di saat itu pula, aku bingung ketika tim universitas menanyakan isi dari tas souvenir yang aku berikan padanya, "Lhoh isinya dua? Emang kaosnya warna apa aja pilihannya? Lhoh sarung buat apa?" Masak tuan rumahnya sendiri tidak tahu isinya apa, itu yang ada di pikiranku saat itu.

    Waduh, sepertinya sudah panjang. Kalau aku teruskan nanti bisa jadi cerpen kali ya saking panjangnya. Ya, menurut pandanganku sih sepertinya mereka butuh dibimbing oleh Bu Capri, hehehe.... Namun, terlepas dari semua itu, aku menikmati acara ini karena bisa berbuka bersama dengan para guru. Alhamdulillah kami masih diberikan kesempatan untuk merasakan nikmatnya berbuka puasa di tahun ini.


Komentar

  1. Terlepas dari beberapa hal yang perlu ditingkat seperti yang dtertulia diatas .. alhamdulillah kita semua bisa berbuka bersama dengan penuh suka cita hahaha

    BalasHapus
  2. Buka puasa bersama dengan kostum yang penuh warna ternyata seru juga haha

    BalasHapus

Posting Komentar