Langsung ke konten utama

Galaksi Kejora!

 

   

    Hallo teman-teman... agak lama ya tidak berjumpa dengan saya. Udah sampai hari Jumat saja nih di Minggu ini, tapi saya baru menulis blog pertama. Mohon dimaklumin ya gengs soalnya penulis blognya lagi sakit dan masih berada di masa pemulihan sejak Senin kemarin, hehe....

    Oke, tanpa membuat kalian berlama-lama menunggu dan jengah juga barangkali membaca intro yang kalian acuh tak acuh, langsung saja saya perkenalkan kembali novel remaja yang tidak kalah seru dari My Ice Girl! Apa tuh??? Iyak, novel Galaksi Kejora yang kali ini tidak saya baca dari buku, tetapi dari wattpad. Awalnya saya tertarik untuk mengunduh aplikasi wattpad karena rencananya saya akan menulis novel lagi yang kelima. Untuk itu, saya harus mencari-cari inspirasi dan sepertinya tulisan saya yang selanjutnya ini akan menyesuaikan dengan selera pasar, yaitu cerita masa putih abu-abu. Mau tidak mau saya harus banyak membaca cerita yang setipe seperti yang banyak ditemukan di wattpad.

    Nah, ketika berhasil mengunduh, saya melihat-lihat novel yang hendak saya baca. Namun, tiba-tiba saya tertarik dengan cover novel ini. Lalu, saya juga merasa tidak asing dengan judul Galaksi. Mulailah saya baca. Di bab bab awal saya belum merasa tertarik pada ceritanya. Apaan sih Ravispa, geng geng anak sekolah. "Alah ini juga sudah sering ceritanya!" Komenku sembari membacanya. Iya, memang cenderung tidak ada suatu unsur baru yang wah dalam cerita ini, tapi kenapa ya bisa-bisanya orang pada suka dan sampai diterbitkan menjadi novel? Bahkan, ternyata hendak difilmkan atau sudah proses saya kurang tahu.

    Cerita ini mengisahkan tentang ketua geng Ravispa, si anak bandel dan nakal di sekolah, bernama Galaksi Aldebaran, yang pacaran dengan seorang siswi juara umum yang pintar di bidang akademik dan paskibraka, bernama Kejora Ayodya. Awalnya Galaksi sangat bucin dengan Kejora karena dulunya yang ngejar-ngejar ya Galaksi. Namun, karena Kejora ketahuan pergi sama cowok lain, Galaksi marah dan melampiaskannya dengan menanggapi cewek-cewek yang menyukainya. Padahal, saat itu Kejora tidak punya siapa-siapa karena setelah ayahnya ditangkap karena kasus korupsi, mamanya pergi meninggalkannya dan kakaknya, Batra, dengan menikah lagi. Sementara itu, Batra yang tidak siap dengan hidupnya yang sekarang membuatnya sering mabuk dan judi, bahkan mengasari adiknya sendiri. Terlebih, di sekolah Kejora dijauhi semua teman-temannya karena kasus ayahnya.

    Meskipun diperlakukan tidak baik oleh Galaksi, Kejora tetap berusaha sebaik mungkin dan tidak pernah protes dengan sikap pacarnya yang kadang sudah sangat keterlaluan itu. Kejora terus berusaha agar Galaksi mau memaafkannya. Dia bahkan rela melihat pacarnya dengan cewek lain bernama Sarah yang katanya cuma teman, tapi lengket terus berdua hmmm. Untung saja teman-teman Galaksi, anak inti Ravispa yang berenam itu lebih mendukung Kejora daripada Sarah. Dan ada anak baru dari SMA lain bernama Fani yang masuk kelasnya dan mau berteman dengannya.

    Bagaimana kelanjutan kisahnya? Simak di blog selanjutnya ya...

Komentar

  1. ternyata status pacar perlu ada dukungan dari teman2 genk 😅

    BalasHapus
  2. Kejora ketahuan jalan dengan cowok lain, itu pacar atau just friend kak, wah ditunggu kelanjutannya

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Growth Mindset?

      Halo semua...     Hari ini saya akan merefleksi diri saya apakah sudah growth mindset ataukah masih fix mindset. Jika mengingat pemahaman dalam menyikapi masalah dan menjalani hidup yang telah saya lalui beberapa waktu terakhir rasanya saya sudah growth mindset. Salah satunya adalah tidak lagi menganggap musibah yang saya alami menjadi suatu momok menyeramkan yang mematikan segala mimpi dan penuh penyesalan. Saya telah menerima musibah atau masalah tersebut sebagai mahar yang harus saya lalui untuk kembali bangkit lebih kuat lagi dalam menginjakkan kaki di kehidupan yang akan saya jalani.     Namun, tentu saja saya belum sempurna dalam memiliki pemikiran yang berkembang atau  growth mindset. Ada beberapa hal yang kadang masih belum secara refleks terterima dengan growth mindset. Ketika terjadi masalah terkadang merasa sedih terlebih dulu, ada waktu untuk penerimaan baru setelah menenangkan diri, mengambil waktu sejenak untuk menghela napas p...

Healing

      Hari ini saya senang sekaliiii.... Pasalnya, saya sudah lama tidak healing healing cantik kayak istilah anak zaman sekarang untuk menyebut jalan-jalan. Apalagi ke pantai, uhhh sudah lama sekalii tidak menginjakkan kaki di pasir putih ya meskipun warna sebenarnya coklat sih. Mendengar deburan ombak yang samar-samar. Melihat birunya langit yang berdialog dengan birunya air laut. Makan pop mie yang tidak diperbolehkan Bu Capri, tetapi tetap membeli sendiri wkwk maaf ya Bu... Soalnya lapar dan sudah seperti menjadi adat anak muda ini makan pop mie kalau di pantai hehe...     Selain bermain air, pasir, dan berfoto-foto ria. Kami juga bermain games menebak isi di dalam tas yang dimaksudkan sang pemilik barang untuk nantinya diberikan kepada orang yang berhasil menebak dengan benar. Kami secara bergantian melakukannya yang dimulai oleh Bu Capri yang ternyata isinya adalah kurma dan berhasil ditebak oleh Pak Macfud. Kemudian, Bu Mila yang isinya lotion yang berhas...

Sepotong Cerpen

DILEMA Di atas mobil pick up yang melaju di jalanan Solo-Jogja, aku mengistirahatkan sejenak segala pekerjaan yang semestinya aku kerjakan. Aku berada di jalan pulang, setelah mengepak semua baju dan buku untuk kunaikkan di bak pick up milik bapakku. Memang ini kendaraan milik bapak sendiri, tapi bukan bapak yang menyetirnya. Aku ditemani seorang supir, teman baik sekaligus orang kepercayaan bapak. Bukan karena bapak tak sempat, melainkan ada rasa tidak ikhlas jika aku berpindah dari daerah istimewa yang katanya mendewasakan rindu dan menjatuhkan hati setiap pendatangnya untuk ingin menetap di sana. Bapak menghendakiku melanjutkan sekolah untuk mendapatkan gelar magister. Namun, otakku terlampau lelah untuk diajak berpikir lagi sebagai mahasiswa dari universitas ternama di Indonesia. Setelah kucermati, kata lelah tidak menggambarkan keadaan yang sesungguhnya terjadi pada diriku. Pasalnya, aku sekarang menerima jasa penyuntingan skripsi dan tesis. Meskipun aku belum menjadi mahasiswa ...