Hallo semuaa, berjumpa lagi dengan saya. Kali ini saya akan menuliskan refleksi tentang acara diskusi pengembangan pendidikan yang dihadiri oleh seluruh guru SPSS, staff dan petinggi-petinggi SPSS, serta staff Universitas Safin Pati dan para dosen. Wah tampaknya menarik sekali ya... mengingat ini adalah kali pertama kami semua bisa duduk bareng untuk berdiskusi.
Oke, tanpa berlama-lama, langsung saja saya akan membahas tentang kelebihan dari pertemuan kali ini. Iyak, yang pertama jelas seperti yang saya ungkapkan sebelumnya, kelebihan dari pertemuan ini adalah kami dari pengelola segala aspek dan jenjang sekolah bisa duduk bersama. Selanjutnya, kami juga bisa mengerti hal-hal baru meskipun bukan melalui materi yang disampaikan oleh pembicara ataupun penyampaian yang terlalu panjang dari seorang moderator sebuah diskusi yang seharunya netral. Namun, dari cara penyampaian, baik secara nada maupun kata-kata yang diucapkan, saya menyadari bahwa pendidikan yang tinggi tidak menjamin kita bisa menjadi orang yang intelek. Sebenarnya, saya sudah mengerti hal itu sedari lama. Namun, kedewasaan cara berpikir dan cara komunikasi yang baik itulah yang saya temukan kemarin. Seorang yang pendidikan formalnya jauh di bawah, tidak memiliki gelar, bahkan memiliki karakter yang baik dalam berdiskusi. Sebaliknya, orang yang memiliki gelar berderet-deret panjangnya belum tentu memahami hakikat diskusi dan memiliki komunikasi yang baik.
Selain itu, pelajaran yang dapat saya ambil lainnya adalah tentang mental. Saya sadar bahwa mental saya belum begitu baik. Keberanian saya untuk berpendapat di depan orang banyak orang dengan situasi yang sudah tidak netral sangat belum cukup. Saya masih memilih untuk diam daripada memperpanjang. Saya sudah kehilangan respek untuk menyampaikan apa yang sebenarnya sudah saya rencanakan. Untuk ke depannya semoga saya bisa memiliki mental yang jauh lebih baik.
Pelajaran lain yang juga saya dapat dari pertemuan kemarin adalah cara pikir baru, yaitu ketika berbicara di forum meskipun orang yang di depan sudah tidak mau tahu, tetapi ternyata efek dari kita berbicara ke seluruh orang yang duduk bersama saya sebagai peserta akan berbeda. Saya kemarin masih terfokus pada orang yang tutup telinga karena berada di depan. Seharusnya, saya tetap berbicara fakta meskipun tidak akan dianggap ada karena percuma berbicara dengan orang yang memang sudah tidak mau mendengarkan. Namun, ternyata tidak percuma lho. Keberanianmu dalam mengungkapkan fakta itu akan berdampak pada pemikiran forum atas dirimu. Jangan hanya fokus sama satu orang! Begitulah kira-kira yang dapat saya tangkap.
Begitu banyak pelajaran yang dapat saya ambil dan menjadi ajang untuk saya memperbaiki diri. Semoga saya dan kalian yang membaca juga senantiasa bertambah baik setiap harinya meskipun sedikit.

Komentar
Posting Komentar